ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Selain di Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur juga telah menetapkan status siaga bencana akibat curah hujan tinggi di semua wilayahnya hingga April.
Sekertaris BPBD Cianjur Sugeng Supriyanto mengatakan, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) intensitas hujan di wilayah Cianjur masih sangat tinggi hingga bulan depan.
"Curah hujan saat ini masih tinggi, namun belum memasuki puncaknya, diperkirakan puncaknya akan terjadi pada bulan ini, dipengaruhi badai yang sedang terjadi di selatan," kata dia dilansir Antara akhir pekan kemarin.
Sugeng mengatakan intensitas hujan yang tinggi menimbulkan bencana banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah di beberapa wilayah Cianjur.
"Untuk longsor terjadi di Kecamatan Naringgul, Cikalongkulon, Pagelaran dan Campaka. Sedangkan pergerakan tanah terjadi di Campaka Mulya dan Naringgul, untuk banjir terjadi wilayah kota karena kerusakan terjadi akibat pondasi pinggir sungai," katanya.
BPBD Cianjur pada awal Maret juga mencatat kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cidaun, yang mengakibatkan satu rumah dan lima hektare sawah tertimbun longsoran.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kami langsung mengirim petugas untuk mengevakuasi warga serta memberikan bantuan," katanya.