IDN Times/Gregorius Aryodamar P
Setali tiga uang, Kepala Pusat Studi Pemerintahan dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi, berharap bahwa rencana itu merupakan gagasan pribadi Emil di luar kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.
Pasalnya, bagi Muradi, Bandung tidak dapat dibandingkan dengan Jakarta. Ia menilai Jakarta memang layak melepas status ibu kota, karena sudah terlalu padat oleh penduduk sehingga berimbas pada lalu lintas kendaraan. Bandung, kata dia, tidak seruwet Jakarta.
“Ini tidak terlalu urgen, berbeda dengan konteks nasional. Jadi sebaiknya gubernur jangan mengambil momentum (pindahnya ibu kota negara), karena nanti malah diketawain orang,” tutur Muradi, lewat sambungan telepon.
Sejak kemarin, masyarakat Jawa Barat khususnya Kota Bandung diramaikan dengan wacana pemindahan ibu kota. Pemerintah dikabarkan terpikir untuk memindahkan status ibu kota Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung ke tiga daerah opsional lain di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memastikan bahwa pemindahan itu tidak seperti yang masyarakat pikirkan. “Gini-gini, saya minta media itu montong gurung gusuh (jangan terburu-buru),” kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, memulai wawancara untuk meluruskan anggapan tersebut, di Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung, Jumat (30/8).