Puluhan Korban Kericuhan Demonstrasi Dilarikan ke Rumah Sakit Sariningsih

Bandung IDN Times - Korban kericuhan demonstrasi di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin (30/9) terus bertambah. Sebagian korban dilarikan ke Universitas Islam Bandung (Unisba)--tempat tim medis dipusatkan, korban lainnya masuk Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Sariningsih, Kota Bandung.
Sampai pukul 19.50 WIB, seorang perawat yang melakukan pendataan korban, Ceng Muhidin mengatakan, pihaknya sudah menerima korban sebanyak 23 jiwa. "Ada tiga orang yang harus dijahit dibagian pelipis. Sebabnya belum tahu. Kemungkinan kena benturan," ujar Ceng saat ditemui di RS Sariningsih, Senin (30/9).
Ceng menyebutkan, mayoritas korban yang masuk mengeluhkan sesak nafas akibat gas air mata yang dihirup. Pihaknya langsung melakukan pertolongan pertama dengan cara memberinya oksigen.
Ia menuturkan, dari 23 korban, ada satu aparat dari TNI yang mengalami luka. Sejauh ini penyebab luka yang dialami aparat belum dapat dipastikan.
"Ada kemungkinan korban bertambah. Dibanding demonstrasi sebelumnya, korban kericuhan demonstrasi kali ini lebih banyak," paparnya.
Sementara itu, petugas medis di Unisba, Diana, mengatakan sampai saat ini pihaknya mencatat sudah ada 194 korban luka-luka dan puluhan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. "Ada tiga rumah sakit yang menerima korban. Rs Sariningsih, Rs Borromeous dan Rs Halmahera," ucapnya.












