Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau lebih akrab disapa Kang Emil, bersama dengan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum menjadikan pesantren sebagai salah satu subjek yang coba digenjot perekonomiannya. Keduanya menganggap pesantren sebenarnya memiliki daya dalam mendongkrak kemandirian dari segi ekonomi.
Salah satu program yang terus digaungkan adalah One Pesantren One Product (OPOP). Program ini menitikberatkan bahwa setiap pesantren yang ada di Jawa Barat minimal memiliki satu produk hasil olahan sendiri yang kemudian bisa dipasarkan kepada masyarakat luas.
Selain itu, OPOP berupaya membangun kemandirian pesantren melalui pemberdayaan ekonomi dengan membantu pesantren memilih komoditi. Kemudian, memberi pelatihan, magang, dan pendampingan produksi pemasaran, serta keuangan.
"Sejauh ini sudah ada lebih dari seribu desa yang kita dampingi untuk mendirikan usaha," kata Emil beberapa waktu lalu.
