Bandung, IDN Times – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandung hari ini berdialog dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Polisi Daerah Jawa Barat, akademisi, dan instansi lainnya terkait aksi mahasiswa yang mengkritisi RUU kontroversial beberapa pekan lalu.
Diskusi digelar di kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, dan berlangsung sekitar dua jam. Salah satu akademisi yang diundang, Adiyana Slamet (Universitas Komputer Indonesia sekaligus Direktur Lingkar Kajian Komunikasi Politik), mengatakan bahwa aksi tersebut rawan ditunggangi berbagai kepentingan lain.
Pasalnya, kata dia, banyak mahasiswa yang tak mengerti substansi dari protes yang dilayangkan pada pemerintah dan DPR. “Padahal gerakan mahasiswa itu harus cerdas, karena berbasis intelektual,” ujar dia, ketika ditemui IDN Times usai menghadiri acara dengan tema “Antara Opini Rakyat dan Pemerintah” itu, Rabu (9/10).