Bandung, IDN Times– Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung sejak awal memilih jalan tengah terkait pecahnya kelompok mahasiswa yang pro dan kontra terhadap sederet Rancangan Undang-Undang kontroversial. Bagi mereka, kedua kelompok tersebut sejatinya sama-sama menginginkan Indonesia lebih maju dari segi undang-undang, hanya berbeda jalan yang ditempuh.
“Di jalur konstitusi, tentu iya (mendukung). Tapi kami tidak mendiskreditkan mahasiswa yang aksi di jalan. Cuma mewanti-wanti untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aksi, dengan bekal pengetahuan akan substansi pokok dari RUU kontroversial itu,” kata M. Bena Aji Satria, Bendahara KNPI Bandung pada Kamis (17/10).
