Liburan di Bandung? Harap Bersabar Jika Melintas di Kawasan Macet Ini

Bandung, IDN Times - Memasuki musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019, beberapa Jalan di Kota Bandung mulai dipadati kendaraan khususnya wisatawan. Kepadatan pun terlihat di Jalan menuju tempat wisata hingga Jalan di dalam perkotaan.
Bandung bisa dibilang memang masih menjadi tempat unggulan untuk dikunjungi para wisatawan, selain banyak tempat kuliner yang menggoda lidah, kota berjuluk Paris van Java ini juga memiliki banyak tempat wisata hits lainnya.
Namun, sebelum menghabiskan waktu berlibur di Kota Bandung, sebaiknya wisatawan tetap bersabar jika memasuki kawasan padat lalu lintas ini. Berdasarkan pantauan IDN Times, berikut sejumlah ruas jalan yang kerap dipadati kendaraan di saat liburan.
1. Jalan Pasteur sampai perempatan Jalan Sukajadi

Selain kerap menjadi langganan macet pada hari biasa, Jalan Pasteur dipastikan akan lebih padat dengan kendaran di saat libur Nataru tahun ini. Jalur Pasteur-Setiabudi biasa digunakan para pelancong yang hendak menuju kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan sekitar wilayah Jalan Setiabudi.
2. Jalan RE Martadinata atau Jalan Riau

Salah satu ruas jalan di Kota Bandung ini juga sering kali padat di saat musim liburan. Sebab, kawasan Jalan RE Martadinata atau yang dikenal dengan Jalan Riau banyak terdapat lokasi wisata belanja.
Lokasinya memang berada di pusat kota. Di sepanjang jalan ini terdapat beberapa tempat wisata belanja seperti factory outlet (FO) dan tentunya kuliner. Karena lokasinya yang berada di tengah kota, ruas jalan ini juga bisa menuju kawasan Dago atau Jalan Ir H Djuanda.
3. Jalan Merdeka dan Jalan Ir H Juanda (Dago)

Kalau dibilang kemacetan terjadi hanya saat libur panjang saja, hal tersebut tidak berlaku untuk Jalan Merdeka dan Jalan Ir H Juanda (Dago). Kedua Jalan tersebut tetap padat, apa lagi sudah memasuki masa-masa liburan panjang seperti saat ini.
Jika Jalan Merdeka disibukan dengan banyaknya pusat perbelanjaan. Jalan Ir H Juanda juga padat dengan cafe-cafe hits, bisa dipastikan Jalan menuju area tersebut pun macet.
4. Jalan Asia Afrika dan Jalan Otto Iskandardinata (Otista)

Jalan Asia Afrika merupakan kawasan wisata bersejarah. Di lokasi ini banyak berdiri bangunan haritage. Bahkan, Gedung Asia Afrika yang menjadi saksi bisu pertemuan negara-negara Asia Afrika berada di kawasan tersebut.
Sehingga, tidak heran jika Jalan Asia Afrika selalu padat dengan kendaraan wisatawan. Selain padat, di kawasan ini juga sangat minim lahan parkir yang mengakibatkan kendaraan berjalan perlahan.
5. Jalan Terusan Jakarta dan Jalan Ahmad Yani

Jika kalian ingin berkunjung di Taman Kiara Artha Park, pasti akan menemui Jalan Terusan Jakarta selin melewati Jalan Soekarno-Hatta, saat ini Jalan Terusan Jakarta masih terkendala akibat bangunan fly over, dipastikan akan lebih macet saat nataru.
Jalan Ahmad Yani menjadi jalan utama untuk kalian hendak menuju Gedung Sate jika dari Jalan Soekarno-Hatta, sepanjang jalan ini kerap dipenuhi kendaran, sehingga kalian harus siap-siap untuk menghadapi kemacetan, jika tidak siap-siap mencari jalan alternatif lain.