Kepala Seksi Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) KBB, Herman membenarkan adanya sejumlah wilayah pertanian yang mengalami gagal panen.
Kekeringan yang melanda KBB menurutnya hampir merata di 16 Kecamatan. Namun, kekeringan hingga menyebabkan gagal panen hanya terjadi di wilayah Kecamatan Batujajar dan Kecamatan Cihampelas.
"Sementara ini data yang masuk ada sekitar 20 hektare lahan pertanian yang gagal panen, khususnya tanaman padi. Jumlah 20 hektar itu akumulasi dari 16 Kecamatan se-Bandung Barat," ungkap Herman ditemui di kantornya, Rabu (2/10).
Menurut Herman, pertanian yang tidak dapat diselamatkan diduga karena prediksi musim kemarau meleset dari perkiraan sebelumnya. Sehingga, para petani yang terlanjur menanam padi, terpaksa harus menerima bencana kekeringan sebelum padi layak dipanen.
"Yang jelas kita sudah sosialisasikan musim kemarau sebelum kemarau tiba, tapi mungkin karena iklim saat ini sulit dibaca dan penyampaiannya kurang update, maka petani terlanjur menanam," imbuhnya.