Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kekeringan Landa KBB, Petani Gagal Panen Hingga 20 Hektare

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Bandung Barat, IDN Times - Musim kemarau di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih berlangsung. Sesuai prediksi, kemarau panjang akan berakhir pada akhir Oktober mendatang.

Lamanya kemarau tahun 2019 ini menyisakan sejumlah bencana kekeringan bagi petani. Bencana yang dirasakan para petani di antaranya kekeringan pada lahan pertanian dan gagal panen di sejumlah Kecamatan di KBB, salah satu penghasil padi di Jawa Barat.

1. Gagal panen landa 20 hektare

Kepala Seksi Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) KBB, Herman membenarkan adanya sejumlah wilayah pertanian yang mengalami gagal panen.

Kekeringan yang melanda KBB menurutnya hampir merata di 16 Kecamatan. Namun, kekeringan hingga menyebabkan gagal panen hanya terjadi di wilayah Kecamatan Batujajar dan Kecamatan Cihampelas.

"Sementara ini data yang masuk ada sekitar 20 hektare lahan pertanian yang gagal panen, khususnya tanaman padi. Jumlah 20 hektar itu akumulasi dari 16 Kecamatan se-Bandung Barat," ungkap Herman ditemui di kantornya, Rabu (2/10).

Menurut Herman, pertanian yang tidak dapat diselamatkan diduga karena prediksi musim kemarau meleset dari perkiraan sebelumnya. Sehingga, para petani yang terlanjur menanam padi, terpaksa harus menerima bencana kekeringan sebelum padi layak dipanen.

"Yang jelas kita sudah sosialisasikan musim kemarau sebelum kemarau tiba, tapi mungkin karena iklim saat ini sulit dibaca dan penyampaiannya kurang update, maka petani terlanjur menanam," imbuhnya.

2. Lahan tani yang kering akan dibantu pengairan

IDN Times/Bagus F
IDN Times/Bagus F

Upaya pemerintah untuk mengatasi problema lahan tani yang mengering, di antaranya dilakukan dengan cara pengairan menggunakan pompa air. Namun, bantuan tersebut hanya bisa dilakukan bagi lahan tani yang dekat dengan sumber air.

"Misalnya lahan tani yang dekat dengan irigasi atau sungai. Untuk lahan tani yang jauh dari air, kami sarankan beralih tanaman," ujarnya.

Meski demikian, Herman mengakui ada beberapa lahan yang jauh dari sumber air. Kondisi lahan bahkan tidak bisa digunakan untuk menanam apa pun. "Lahan yang seperti itu karena tidak ada solusi, hanya bisa dibiarkan menunggu musim hujan datang," terangnya.

3. Petani disarankan tanam palawija

Warga Suku Baduy membuat lubang menggunakan golok untuk menanam benih kencur di Desa Kanekes, Lebak, Banten, Senin (2/9/2019). Memasuki musim tanam warga Suku Baduy mulai menggarap padi huma untuk menanam benih sayur dan palawija yang dilaksanakan sesuai kalender adat pada bulan September-Oktober. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga Suku Baduy membuat lubang menggunakan golok untuk menanam benih kencur di Desa Kanekes, Lebak, Banten, Senin (2/9/2019). Memasuki musim tanam warga Suku Baduy mulai menggarap padi huma untuk menanam benih sayur dan palawija yang dilaksanakan sesuai kalender adat pada bulan September-Oktober. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Menurutnya, musim kemarau 2019 sangat mempengaruhi debit air irigasi di sejumlah wilayah di Bandung Barat. Sehingga para petani sulit untuk mendapatkan air dari irigasi.

Akibat dari mengeringnya lahan pertanian, Herman menyarankan kepada para petani untuk mengubah tanamannya. Pihaknya menganjurkan menanam palawija sepanjang musim kering berlangsung.

"Bagi petani yang belum menanam diharapkan beralih ke palawija. Karena tanaman palawija air yang dibutuhkan lebih sedikit dari tanaman padi," lanjutnya.

4. Stok pangan KBB aman

Stok Beras
Stok Beras

Meski musim kemarau panjang menerpa sejumlah wilayah di KBB yang mengakibatkan gagal panen, Herman mengatakan stok pangan di Bandung Barat masih aman. Harga beras di pasar KBB pun menurutnya belum ada lonjakan.

"Untuk stok pangan sendiri di KBB masih aman karena ada Bulog dan stok pangan lainnya juga," ujar dia.

Share
Topics
Editorial Team
Bagus F
EditorBagus F
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

artikel regional jabar tidka di hide

28 Jul 2025, 10:30 WIBNews

Yuhu

19 Mar 2024, 14:17 WIBNews

Bisnis Kardi

11 Apr 2022, 14:54 WIBNews