Jokowi: Bangsa Indonesia Butuh Pemimpin yang Tegas dan Berani

Jakarta, IDN Times - Calon presiden nomor urut 01 Joko 'Jokowi' Widodo mengatakan tidak mudah mengelola negara besar seperti Indonesia. Butuh nyali yang besar untuk membenahi birokrasi yang karut marut.
Ia mengaku sangat beruntung diamanahkan oleh rakyat untuk memimpin negeri ini mulai dari menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden RI ke-7.
“Butuh sebuah ketegasan, sebuah keberanian dalam membuat kebijakan-kebijakan untuk kebaikan negara ini,” ujar Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2).
Atas ketegasannya tersebut Jokowi menyebutkan sejumlah keberhasilan pada era pemerintahannya. Salah satunya soal pembubaran Petral yang disinyalir menjadi sarang bagi mafia minyak. Selain itu, Jokowi juga menyebut soal blok minyak Rokan dan Mahakam yang telah berhasil diambil alih oleh pemerintah.
“Freeport 51 persen mayoritas telah kita ambil. Kita ingin negara ini semakin baik dan saya akan pergunakan seluruh tenaga, kewenangan yang saya miliki untuk mengelola negara ini,” pungkasnya.
“Tidak ada yang saya takuti, untuk kepentingan nasional, untuk rakyat, untuk kepentingan bangsa, negara, tidak ada yang saya takuti kecuali Allah SWT,” sambungnya.












