Sejauh ini sebanyak 100 personel gabungan diterjunkan untuk eceng gondok di Sungai Cipager. Personel gabungan itu dari unsur BPBD, TNI, dan pihak kepolisian. Selama ini pembersihan eceng gondok itu dilakukan dengan metode manual dan alat seadanya, seperti garok, cangkul dan perkakas pemotong lain.
Dadang mengatakan, banyak kendala yang dihadapi dalam upaya menormalisasi Sungai Cipager dari sampah dan eceng gondok. Dia berharap, kondisi ini akan cepat teratasi sebelum terjadinya luapan sungai. Kondisi di lapangan, permukaan sungai yang tertutupi eceng gondok sepanjang 1 Kilometer. Dengan begitu, butuh tim personel ekstra dan peralatan yang mendukung untuk mengangkut eceng gondok.
"Eceng gondok ini bisa menimbulkan banjir. Jangan sampai hujan deras, kemudian sungai meluap. Karena nanti dampaknya ke masyarakat," kata dia.