Bandung, IDN Times - Tim dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) akan segera melakukan skin grafting terhadap dua anggota kepolisian dari Polres Cianjur yang mengalami luka bakar ketika melakukan pengamanan demonstrasi beberapa waktu lalu. Keduanya adalah Bripda Yudi Muslim dan Bripda F.A. Simbolon.
Dokter spesialis operasi bedah plastik RSHS Bandung, Dr. Hardisiswo Soedjana mengatakan, untuk Bripda Fransiskus Simbolon kemungkinan tidak perlu ditambal graft untuk kulit yang terbakar. Namun, terdapat luka di bagian kuping yang kemungkinan perlu di skin grafting.
Sedangkan untuk Bripda Yudi operasi tambal kulit lancar, tapi menyisakan sekitar 15 persen di bagian lengan kanan dan kuping sebelah kanan.
"Itu ada di kulit dalam sehingga kalau dibiarkan tidak ditutup bisa rawan kupingnya mati atau timbul keloid dalam penyembuhan lukanya," ungkap Hardisiswo dalam konferensi pers di RSHS, Rabu (28/8).
