Bandung, IDN Times - Wacana pembangunan kolam renang di Gedung Pakuan atau rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menuai banyak pro kontra. Selain diklaim untuk pengobatan cedera bagian kaki, anggaran alokasi kolam renang tersebut mencapai Rp1,5 miliar.
Salah satu pihak yang mengkritisi wacana tersebut adalah anggota komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, Daddy Rohanadi. Pada awalnya ia mengaku belum mengetahui wacana tersebut. Ia baru tahu soal rencana itu setelah mendengar kabar dari anggota dewan lain.
"Kemarin soal kolam renang itu saya tidak tahu anggaranya berapa, saya tau dari teman-teman, kemudian saya coba dalami ada anggaran Rp1,5 miliar dari total anggaran sekitar empat sekian miliar (rupiah)," ujar Daddy saat dihubungi, IDN times Jabar, Sabtu (16/11).