Bandung, IDN Times - Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali dijadikan tempat sementara untuk merawatan massa yang mengalami luka-luka akibat kericuhan ketika aksi di depan gedung DPRD Jawa Barat (Jabar), Selasa(24/9). Terdapat sekitar 107 orang mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya dirawat di salah satu aula Unisba. Di antara mereka sekitar enam orang dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Wakil Rektor III Unisba, Asep Ramdan Hidayat mengatakan, upaya memberikan perawatan sebenarnya tidak pernah terpikirkan. Sebab tidak pernah ada pemberitahuan bahwa kampus ini akan dijadikan tempat merawat korban aksi di depan gedung DPRD Jabar. Namun, ketika mahasiswa dari Unisba dan sejumlah kampus lainnya masuk ke lingkungan universitas dan membutuhkan perawatan, maka pihak kampus pun berupaya memberikan pelayanan terbaik.
"Selama mereka ada di kampus kita, kita punya kewajiban melayani mereka (mahasiswa)," ujarnya ditemui di kantor direktorat, Selasa (24/9) malam.
