"Kita memang mengarah ke beberapa sektor yang kita pikir di Bandung ini kayanya harus ada sharing 'cuan'. Sharing 'cuan' itu, kita sesama yang punya brand, yang baru berbisnis, itu bisa ketemu," ungkap Dewan Pembina Kartel Lokal, Agit Bambang S., saat Konferensi Pers di ex-NIION Office, Jalan Tikukur nomor 10 Kota Bandung, Jumat (27/9).
Ruang sharing yang dinamai Store Less dibuat oleh para pemilik jenama di Kota Bandung yang menyebut dirinya sebagai Kartel Lokal. Alasan disebut Store Less karena para Jenama kuat pada bisnis online.
"Perkumpulan ini ingin menunjukkan ciri khas, identitas, budaya dan kearifan lokal tanah kelahirannya dengan pendekatan yang modern dan berdampak dari berbagai macam sisi, mulai dari ekonomi, sosial, hingga politik," sebutnya.
Dia mengatakan, acara tersebut akan digelar selama tiga hari dengan konten retail B2C, dealing B2B, dan Talk Sessions.