Bandung, IDN Times – Bermula dari kekhawatiran Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terhadap tercemarnya Sungai Citarum sepanjang 270 km, para peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB), salah satu unit kerja LIPI, menciptakan berbagai terobosan. Salah satunya menjawab kampanye anti-plastik dengan membuat teknologi bioplastik berbahan singkong.
Plastik merupakan salah satu material yang mencemari Sungai Citarum. Bahayanya, plastik konvensional yang tak dapat terurai dengan cepat hanya akan menjadi mikro plastik dapat membahayakan kesehatan lingkungan dan manusia.
Dengan bioplastik berbahan singkong sebagai pengganti plastik konvensional, LIPI optimistis dapat menyelamatkan Sungai Citarum untuk generasi mendatang. Namun, kata Akbar Hanif Dawam Abdullah, peneliti LPTB, menerapkan konsep teknologi tersebut tak semudah membalikan telapak tangan.
