Bandung, IDN Times - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mengikuti ajakan reuni 212 yang akan digelar di Jakarta pada Senin (2/12). Pasalnya, MUI berpendapat bahwa kegiatan tersebut sarat unsur politik.
Ketua MUI Jabar, Rachmat Syafei, mengkhawatirkan adanya unsur politik dari reuni 212 yang bertemakan Maulid Nabi Muhammad SAW itu.
"Sebenarnya tak ada larangan untuk perayaan Maulid Nabi. Bahkan umat Islam sangat merasa memiliki kekuatan tersendiri dengan acara tahunan yang diadakan pada bulan Rabiul Awwal tersebut," ujar Rachmat, kepada wartawan di kantornya, Jumat (29/11).
